Lokasi yang terabaikan

Pada Tahun 1997 "demam emas" melanda Kota Nabire di daerah Topo,  Distrik Uwapa, 80 kilometer dari Nabire menjadi salah satu pusat pendulangan emas tradisional, dan banyak pendulang yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kala itu beberapa pendulang meminta pelayanan firman dari Tim Pesat Nabire setiap Hari Minggu.